Analisa

There is no place where espionage is not used.

SUN TZU, The Art of War, 147

Di bulan Juni 2013,Snowden tiba di Rusia setelah sempat tinggal di Hong Kong.Snowden terkenal karena pembocoran informasinya mengenai intelijen NSA.Walaupun ia menolak untuk dianggap berkolaborasi dengan KGB,tapi terdapat indikasi  bahwa intelijen Rusia sudah lama mengawasi Snowden.Secara historis,KGB sudah sering melakukan ini terhadap warga negara Amerika Serikat…

   Di tahun 1987,intelijen Angkatan Laut Amerika Serikat menahan Clayton Lonetree,seorang marinir,karena membocorkan rahasia kedutaan Amerika Serikat di Moskow kepada KGB.Lonetree bertugas di bagian sekuriti di kedubes Amerika Serikat sejak tahun 1984.Ia dapat terlibat spionase ini karena perangkap yang telah diatur oleh KGB.Lonetree,yang sering merasa kesepian di negara Uni Soviet tempatnya bertugas,suatu hari diperkenalkan kepada seorang wanita muda yang atraktif,yang juga bekerja di kedutaan.Mereka berdua mulai berkencan dan dari sini wanita itu mulai memperkenalkan Lonetree kepada pamannya,yang rupanya adalah seorang pejabat intelijen KGB.Sikap ramah dari paman wanita itu membuat Lonetree bersedia memberikan informasi rahasia kedutaan kepada intelijen Soviet.Dan ini berlangsung bertahun-tahun,termasuk ketika Lonetree bertugas di Vienna,Austria.Ia bahkan memberikan informasi hingga 100 dokumen mengenai masalah pengurangan persenjataan Amerika.Pada tahun 1986 kegiatan mata-mata Lonetree terungkap dan ia segera diadili.Ia dijatuhkan hukuman selama 30 tahun pada tahun 1987,tapi karena Lonetree bersikap kooperatif masa hukumannya dikurangi 25 tahun dan pada tahun 1996 ia telah dibebaskan.

Ada yang menarik dari kasus ini,bagaimana Soviet melakukan pengawasan, dan kalau mungkin, memberikan perangkap kepada orang-orang yang berpotensi untuk memberikan informasi.

“Hal yang sama sangat mungkin terjadi terhadap Snowden…”

Dan Soviet menghalalkan segala cara untuk bisa memperoleh ini.Hal yang sama sangat mungkin terjadi terhadap Snowden,sekalipun ia tidak memiliki hubungan dengan KGB.

Dalam sejarah Perang Dingin Soviet melakukan banyak kegiatan spionase terhadap negara Amerika Serikat seperti pada kasus Julius dan Ethel Rosenberg, Klaus Fuchs,keluarga John Walker,dan Aldrich Ames.Masih banyak lagi yang dapat disebut.Diantara contoh kasus itu,yang paling hebat adalah kasus spionase keluarga John Walker,yang terungkap pada tahun 1985.Ia adalah seorang perwira Angkatan Laut.Walker,beserta dengan kakaknya dan anaknya,memberikan dan juga menjual informasi penting kepada Soviet.Informasi ini berupa strategi,taktik,dan kode-kode yang dimiliki militer Amerika Serikat.Informasi ini sangat sensitif,jika seandainya terjadi perang dengan Uni Soviet,Soviet dapat melumpuhkan Amerika dengan cepat karena mereka telah mengetahui bagaimana pola pikir militer Amerika .Bisa kita bayangkan kalau Soviet telah mengetahui seluk beluk intelijen Amerika,seperti NSA,yang bisa jadi akan dibocorkan oleh Snowden.

Memang tidak semua pelaku spion adalah selalu hasil rekrutan KGB.Banyak juga yang merupakan inisiatif sendiri karena disebabkan oleh masalah finansial atau paham ideologi.Contohnya seperti pada kasus John Walker atau Aldrich Ames.Tapi tidak sedikit yang merupakan hasil rekayasa KGB seperti kasus Clayton Lonetree diatas.

Mengenai Snowden,barangkali benar,kelihatannya ia bukan seorang yang berkolaborasi dengan KGB atau pun direkrut olehnya.Dalam wawancara dengan harian The Guardian ,Snowden menjelaskan posisinya,

“The fact that I didn’t bring any classified material with me to Russia means that even if this is a Gulag state, my fingers are being broken every night and I’m being beaten with chains, there’s nothing for them to gain. So I think those fears are overblown”.

Dalam wawancara dengan Glenn Greenwald yang terkenal itu,Snowden bersiteguh bahwa pembocoran informasi yang dilakukannya adalah karena ia tidak menyukai pemerintah Amerika mematai-matai warganya,

“I grew up with the understanding that the world I lived in was one where people enjoyed a sort of freedom to communicate with each other in privacy without it being monitored, without it being measured or analyzed or sort of judged by these shadowy figures or systems anytime they mentioned anything that travels across public lines”.

  “Snowden sudah lama diawasi oleh Moskow…”

Snowden boleh saja bersikap demikian,tapi menurut seorang pembelot KGB, Boris Karpichkov,Snowden sudah lama diawasi oleh Moskow sebagai cikal bakal pembelot sejak tahun 2007. Snowden pada dasarnya bukan agen KGB.Mengenai bagaimana Snowden bisa sampai di Rusia,walaupun bukan niatnya,itu adalah trik yang cerdik yang dimainkan intelijen Rusia kata Karpichkov.Dinas rahasia Soviet,sejak era Perang Dingin, memang terkenal brilian dalam hal merekayasa termasuk juga dalam hal disinformasi (memberikan info yang sesat).Snowden sekarang tinggal di flat yang diawasi oleh FSB,badan intelijen pengganti KGB.Tempatnya tinggalnya diberikan banyak alarming untuk melindunginya seandainya terjadi sesuatu.Ia bertemu dengan agen FSB dua kali seminggu dan juga diberikan cukup makanan dan minuman,lanjut Karpichkov.

Sedangkan menurut Robert Baer,seorang mantan CIA,Rusia mulai memonitor Snowden sejak ia berada di Jenewa sewaktu bekerja dengan CIA.Sebagai komunikator,Snowden tentu melihat segala informasi penting disana termasuk laporan dari NSA atau dari intelijen Inggris.Sangat mungkin kalau ia memberikan semua informasi ini kepada Rusia,kata Baer.

Dalam wawancara dengan NBC News,Snowden mengatakan bahwa ia dilatih sebagai mata-mata.Tapi Baer menganggap ini sebagai hal yang lucu karena sewaktu Snowden bertugas di Jenewa ia bekerja di dalam kantor dan tugasnya adalah menyampaikan jawaban kepada Langley.Itu bukan mata-mata.Dan juga,kata Baer,NSA tidak memiliki mata-mata di luar negeri.

Yang dikhawatirkan Baer,dan juga semua badan intelijen di Amerika,adalah bahwa Rusia akan memeras informasi yang diketahui Snowden mengenai seluk beluk intelijen negara-negara barat.Pihak Rusia tentu tidak akan menyia-nyiakan ini.Seandainya Snowden menolak, Rusia dapat dengan mudah mengusirnya dan hal ini jelas tidak diinginkan Snowden,mengingat ia,seperti halnya dengan Julian Assange,pendiri Wikileaks, adalah buronan dari beberapa negara.

  ” Rusia lebih tertarik kepada kode-kode rahasia yang dimiliki oleh intelijen Amerika dan Inggris”.

Menurut Karpichkov,pihak Rusia tidaklah begitu tertarik dengan apa yang diungkapkan Snowden mengenai tindakan mata-mata pemerintah Amerika terhadap warganya dan juga warga seluruh dunia.Rusia lebih tertarik kepada kode-kode rahasia yang dimiliki oleh intelijen Amerika dan Inggris.

Pemecah kode (codebreaker) adalah target utama dari seluruh dinas rahasia,kata Karpichkov.Ia yakin bahwa Kremlin akan terus memeras informasi yang bisa diperoleh dari Snowden sampai tidak ada lagi yang dapat diperoleh darinya.

Masa depan Amerika dan dunia barat akan terancam.

Ada yang menarik dari beberapa peristiwa pada tahun-tahun belakangan ini,seperti meningkatnya serangan peretas Rusia pada pemilihan presiden Amerika menjelang November lalu atau serangan teror di Paris pada November 2015.

Seorang mantan CIA, Michael Morell,mengatakan serangan di Paris itu bisa terjadi karena para teroris telah mengetahui cara menghindar dari penyadapan intelijen barat berkat pengakuan Snowden.Snowden berkata bahwa NSA telah menyadap seluruh peralatan komunikasi di dunia termasuk yang dipakai kaum teroris.

Tapi ada beberapa pihak yang tidak sependapat dengan pernyataan Morell.Al Qaeda sudah lama menggunakan teknologi yang terbaik dan mereka sudah tahu tentang NSA sebagai musuh utama jauh sebelum diungkapkan Snowden, kata salah satu dari mereka.

Kalau menurut mantan kepala CIA,Robert Gates,Snowden tidak lebih dari seorang penjahat atau narapidana (felon).Ia bukan seorang whistleblower.Perdebatan mengenai masalah kebebasan dan sekuriti sama tuanya dengan republik ini,kata Gates.Ada banyak cara untuk mengungkapkan keluhan dan mereka yang tidak ingin mengikuti ketentuan,menurut Gates,adalah formula untuk kekacauan dan anarki.Bagi Gates,apa yang telah dilakukan Snowden kelihatannya sudah direncanakan.Ia mestinya mengungkapkan keluhannya itu disini dan bukan dengan cara kabur untuk minta perlindungan di negara yang paling otoriter di dunia.Ini adalah ironi,kata Gates.

Apapun yang terjadi,Amerika dan negara-negara barat kini sudah tidak merasa nyaman lagi.Mereka harus segera merombak kembali sistem intelijennya.Ini mengingatkan Amerika akan kasus spionase keluarga John Walker yang informasinya mengenai strategi militer dapat melumpuhkan Amerika sebagai negara adidaya.

Dan Rusia,seperti juga dengan Tiongkok, semakin hari semakin menguasai ilmu perang siber (cyber war)….bisa jadi karena Snowden.

Sumber : Dailymail.co.uk (edisi 29 Mei 2014 dan 8 Juni 2014)

The Guardian.com

Popularmechanics.com (edisi 25 Juni 2013)

Sumber foto : The Guardian

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s