Selamat Datang…

…kepada seluruh pembaca.

Situs ini ditujukan untuk mereka yang menyukai cerita sejarah, khususnya sejarah internasional. Situs ini lebih banyak berfokus pada analisa suatu peristiwa, jadi bukan sekadar kisahnya itu sendiri. Isu sentral dari situs ini adalah mengenai masalah kematian Hitler yang ditulis oleh sejarawan besar, Hugh Trevor Roper.

Memang harus diakui masalah kematian Hitler tetap menjadi kontroversi hingga saat ini, terutama tentang mayatnya yang tidak pernah ditemukan. Telah banyak versi yang beredar,mulai dari lolosnya Hitler ke beberapa tempat seperti ke Amerika Selatan, biasanya di Argentina, atau ke Rhineland, atau bahkan,lebih jauh, ke benua Antartika. Di Indonesia pun beberapa waktu lalu  sempat laris buku-buku yang mengatakan  bahwa Hitler telah lari ke Indonesia seperti ke Kalimantan atau Surabaya. Hanya saja  itu masih spekulatif. Belum lagi ditambah dengan teori-teori konspirasi  liar tentang pelarian Hitler yang banyak sekali ditulis di internet. Biasanya dikatakan kalau Hitler atau Nazi memiliki hubungan dengan UFO atau makhluk asing (alien).

Kebanyakan para penulis, baik di luar negeri, dan, khususnya di Indonesia, tidak mengetahui alam pikiran dari Nazi yang sesungguhnya. Padahal esensial dari filosofi Nazi itulah yang membuat Hitler memutuskan untuk melakukan bunuh diri. Ia tetap berada di Berlin. Jadi tidak kabur kemana-mana. Menanggapi ini, situs ini mencoba untuk mengajak pembaca berpikir secara rasional dan analitis, dengan memakai pendekatan ilmu sejarah.

Situs ini memilih sejarawan Hugh Trevor karena bukunya mengenai kematian Hitler (The Last Days of Hitler) sungguh merupakan karya yang luar biasa dan brilian. Hingga saat ini buku yang diterbitkan pertama kali pada tahun 1947  masih belum tertandingi dan tetap menjadi referensi utama. Keterangan lebih lanjut dapat dilihat pada bagian introduksi. Berdasarkan karya inilah maka metode dari Hugh dapat dipelajari para pembaca situs ini untuk menganalisa peristiwa  lainnya. Memang metode Hugh bukanlah segala-galanya. Tapi tetap memiliki banyak relevansi.

Situs ini nanti juga akan memberikan bagian khusus untuk artikel popular yang akan membahas topik sejarah internasional lainnya. Selamat mengikuti.

 

Ucapan terima kasih

Terima kasih untuk Ruben yang membantu dibuatnya situs ini. Dan juga terima kasih untuk kakak-kakakku di Amerika Serikat, Monique dan Inggrid, yang ikut serta membantu dalam memberikan informasi untuk situs ini. God Bless You All.

Advertisements

TEORI BUMI DATAR DAN GENERASI 60an

Analisa

I have papered over an important difference between biology and the physical sciences : the element of history

Steven Weinberg, fisikawan

Dalam beberapa tahun belakangan ini dunia dihebohkan dengan teori  yang kontroversi  yaitu teori bumi datar (flat earth theory).Banyak yang menyetujui dan banyak juga yang menyanggahnya.Artikel ini akan menganalisa teori ini dari perspektif historis dimana akan terlihat bahwa mentalitas dari mereka yang menganut teori bumi datar memiliki kemiripan dengan mentalitas pada generasi 60an atau the sixties di Amerika Serikat.Munculnya teori bumi datar tidak lebih dari korban media….

   Pertama, kita tidak perlu merasa disulitkan dengan pendapat kaum penganut bumi datar yang sebetulnya,untuk tidak mengatakan semuanya,tidak memiliki dasar yang ilmiah.

Sebelum kita akan mengamati secara historis ada baiknya,walaupun ini lebih tepat pada ranah sains,kita mengetahui beberapa penjelasan ilmiah yang sederhana tapi memiliki logika yang kuat bahwa bumi ini tidak berbentuk datar :

  • Pada gerhana bulan kita melihat bayangan bumi yang jatuh di bulan berbentuk bundar (round).
  • Kalau kita melihat kapal yang sedang berlayar ke ujung lautan,kapal itu perlahan-lahan akan terlihat menghilang.Ini menunjukkan bentuk yang melengkung pada bumi.
  • Jika kita menancapkan tiang dengan tegak lurus maka bayangannya akan berubah sepanjang hari itu.Ini tidak akan terjadi kalau bumi berbentuk datar. Eratosthenes menggunakan fenomena ini untuk menghitung keliling bumi kira-kira 2200 tahun yang lalu.
  • Perbedaan zona waktu dapat terjadi karena bumi berbentuk bola (sphere).Kalau matahari menyinari bumi,ia hanya mengenai sebagian,belahan bumi yang lain menjadi gelap.Ini menyebabkan perbedaan waktu.Ini tidak akan terjadi kalau bumi berbentuk datar dimana setiap orang akan merasakan waktu yang sama.
  • Teori gravitasi memerlukan benda yang berbentuk bola.Ini tidak kompatibel kalau bumi berbentuk datar.

Foto-foto atau gambar kamera yang diambil dari luar angkasa sebetulnya sudah merupakan petunjuk yang jelas bahwa bumi itu berbentuk bulat. Hanya saja penganut bumi datar (flat earthers) tidak mau menerimanya.Mereka mengatakan bahwa semua foto atau gambar itu adalah rekayasa.

Kalau kita melihat gambar bumi dari kamera pada modul Gemini 4, yang mengorbit pada tahun 1965, itu jelas merupakan gambar yang orisinil.Itu tidak dapat direkayasa dengan teknik analog.

Manipulasi foto atau gambar kamera mengenai bumi tidak dapat dilakukan di era 60 – 70an,karena masih ada keterbatasan teknologi pada alat foto atau kamera.

Sekarang kita akan melihat perkembangan secara historis mengenai teori bahwa bumi itu berbentuk bulat.

“…karena mereka tidak memiliki peralatan modern seperti yang kita pakai sekarang ini”.

Pada bangsa Babilonia kuno (2000 – 1600 SM) mereka memang memiliki pendapat bahwa bumi itu datar tapi hal ini dapat dimaklumi karena mereka tidak memiliki peralatan modern seperti yang kita pakai sekarang ini.

Namun, meskipun demikian, orang-orang Babilonia sudah dapat membuat peta bintang dan kalender.Ini dapat dilihat dari penemuan tablet-tablet oleh para arkeolog.Pemahaman bangsa Babilonia mengenai gerakan benda-benda langit,walaupun masih terdapat unsur mistik,sangat baik.

Pada tahun 1100 SM bangsa Babilonia ditaklukkan oleh bangsa Asyria.Seluruh kultur bangsa Babilonia dilenyapkan oleh orang-orang Asyria kecuali peninggalan mengenai astronomi.Bangsa Asyria rupanya juga terkenal brilian dalam hal astronomi.Walaupun masih tetap terdapat unsur mistik seperti zodiak, mereka mengetahui gerakan benda-benda langit dengan baik.

Dan,seperti halnya dengan bangsa Babilonia,mereka juga memiliki pendapat bahwa bumi itu datar.Tapi hal ini juga dapat dimaklumi karena belum ditemukannya peralatan modern dalam mempelajari benda-benda langit.Orang-orang Asyria mempelajari benda-benda langit dengan mata telanjang dan ini membuat mereka hanya dapat mengenal lima planet yang sekarang kita sebut planet Merkurius,Venus,Mars,Yupiter,dan Saturnus.

Walaupun masih terdapat kekurangan,orang-orang dari bangsa kuno ini memberikan kontribusi yang sangat besar,seperti mengetahui gerakan regular dari bintang,yang membuat kita mengetahui lebih lanjut akan bentuk dari dunia dan alam semesta kita ini.

Bangsa Asyria kemudian ditaklukkan oleh bangsa Persia.Orang-orang Persia lalu memperluas pengetahuan astronomi yang diperoleh dari bangsa Babilonia dengan menambah perhitungan matematis dan juga membuat prediksi yang akurat pada peristiwa-peristiwa astronomis.

Kerajaan Persia lalu ditaklukkan oleh Iskandar Agung (Alexander the Great).Dalam masa inilah para pemikir dan astronom Yunani seperti Hipparchus memberikan kontribusi yang amat berpengaruh untuk kita dalam memahami alam semesta.

Ia dapat memprediksikan itu karena melihat gerakan bintang yang sering berubah

Hipparchus,berdasarkan apa yang ia pelajari dari pengetahuan astronomi bangsa Babilonia,memprediksikan bahwa bumi itu berbentuk bola.Ia dapat memprediksikan itu karena melihat gerakan bintang yang sering berubah. Hipparchus,dengan juga melihat pada gerakan bintang, juga berpendapat bahwa bumi itu berputar dan memiliki lintasan orbit. Hipparchus juga berpendapat bahwa matahari adalah pusat dari semesta ini dan bukan bumi.

Walaupun Hipparchus memiliki pendapat yang dapat kita terima pada jaman sekarang ini,ia tidak begitu saja langsung didukung. Ada beberapa catatannya yang hilang untuk kita.

Sebelum Hipparchus,pendapat bahwa bumi ini berbentuk bola rupanya juga pernah dikemukakan oleh filsuf terkenal,Aristoteles.Ia mengemukakannya pada tahun 350 SM.Namun Aristoteles masih beranggapan bahwa bumi adalah pusat alam semesta,yang terdiri dari beberapa lapisan (layer).

Pendapat Aristoteles ,yang terinspirasi dari gurunya,Plato ,rupanya sangat akurat dalam memprediksi gerakan benda-benda langit.Pendapat Aristoteles tetap dipakai hingga ratusan tahun mendatang.

Namun,di sisi lain, kita harus tetap mengingat bahwa walaupun pendapat Aristoteles mengenai bumi dapat dibenarkan,ia memiliki banyak kesalahan dalam pendapatnya yang lain.

Pemikir Yunani yang lain,yang juga berpendapat bahwa bumi itu bundar,adalah Ptolemy.Ia sangat terpengaruh oleh filsuf Aristoteles.

“…ia berkesimpulan bahwa bumi itu berbentuk bundar”

Setelah mempelajari karya Aristoteles dan juga karya dari bangsa Babilonia ia berkesimpulan bahwa bumi itu berbentuk bundar.

Ptolemy menyelidikinya dengan melihat pada kapal yang sedang berlayar ke ujung lautan dimana kapal itu lama-kelamaan akan menghilang dari garis permukaan air laut.Bisa jadi ini adalah eksperimen pertama yang menjelaskan bahwa bumi itu bundar.

Filsuf lain,Strabo,dengan observasi yang mirip dengan Ptolemy,juga berpendapat bahwa bumi itu bundar.Ia melihatnya pada tingkat cahaya (elevated lights) di pantai.

Setelah periode dari masa pemikir Yunani ini, benua Eropa mulai memasuki Abad Kegelapan (Dark Ages).Pihak gereja, yang berkuasa dengan absolut, mulai membatasi penyelidikan ilmiah.Ini berlangsung selama empat belas abad hingga sains mulai dipelajari kembali.Tapi,bagaimanapun,pendapat mengenai bumi adalah bundar,sudah terbentuk hingga  masa itu.

Bahwa bumi itu bundar kita dapat melihat pada peristiwa historis mengenai pelayaran keliling dunia yang dilakukan oleh penjelajah Portugis terkenal,Magellan.Tigapuluh lima abad semenjak bangsa Babilonia mulai mempelajari pergerakan bintang ,Magellan berlayar dengan lima kapal mengelilingi dunia.Itu terjadi pada tahun 1519.

“…tidak terjadi apapun pada pelayaran Magellan”

Di masa itu masih terdapat anggapan bahwa laut itu memiliki tepi,sehingga, siapapun yang melewati batas tepian itu,ia akan terjatuh,entah kemana.

Tapi kita mengetahui dengan baik bahwa tidak terjadi apapun pada pelayaran Magellan.Tidak ada yang jatuh.Ini adalah bukti langsung yang amat jelas bahwa bumi itu,pada kenyataannya, berbentuk bundar.Ini sudah diteorikan pada masa-masa sebelumnya.

Hanya,sayangnya,Magellan tewas dibunuh oleh penduduk asli Filipina sebelum mengakhiri perjalanannya.Ia tidak pernah dapat melihat bahwa bumi itu bundar.

Beberapa tahun kemudian, Nicolaus Copernicus,setelah mempelajari karya-karya dari astronom kuno  dan juga mengamati sendiri pergerakan bintang di langit,menyatakan bahwa bumi itu berbentuk bundar.Begitu juga dengan planet-planet lain yang kasat mata.

Seperti Hipparchus,Copernicus juga menyatakan bahwa satu-satunya jalan untuk memahami pergerakan bintang adalah dengan menganggap bahwa bumi itu bergerak.

Pendapat Copernicus jelas bertentangan dengan pihak gereja yang saat itu beranggapan,berdasarkan ajaran Aristoteles,bahwa bumi itu adalah pusat dari semesta.Di masa itu,pendapat yang dianggap bertentangan dengan ajaran gereja akan dianggap bidah.

Tapi Copernicus tetap melanjutkan penelitiannya.Ia kemudian menerbitkan karyanya yang berjudul Dē revolutionibus orbium coelestium yang akan menjadi katalis fundamental untuk revolusi saintifik.

Dalam buku ini Copernicus menyebut tentang karya Hipparchus mengenai model heliosentris yang juga berpengaruh pada Copernicus.Tapi bagian ini telah dihapus sebelum diterbitkan.

Ratusan tahun kemudian ,seorang astronom Italia, Galileo, menemukan teleskop.

Pada tahun 1609 ia mengamati angkasa dengan teleskop dan merasa takjub melihat benda-benda langit seperti bulan,planet Saturnus dan planet Yupiter.

Ia bahkan dapat melihat bulan-bulan satelit pada planet-planet tersebut.

Dengan ditemukannya teleskop ini kita dapat melihat bahwa bulan dan juga planet-planet dari sistem solar berbentuk bola.Begitupun dengan matahari yang,dengan teleskop khusus,juga berbentuk bola.Ada dari beberapa penganut teori bumi datar yang mengatakan bahwa benda-benda langit tidak berbentuk bola tapi piringan (disc).

Hal yang mengagumkan sebelum teleskop ditemukan adalah adanya orang jenius seperti Hipparchus yang sudah menyatakan jauh sebelumnya,berdasarkan chart pergerakan bintang,bahwa bumi dan seluruh benda langit adalah berbentuk bola.Benda-benda langit ini mengitari matahari dengan gerakan konstan.

Dengan melihat historisitas dari ilmu astronomi kita dapat melihat bahwa pendapat mengenai bumi itu berbentuk bundar memiliki dasar dan logika yang kuat,sekalipun di masa itu  tetap terdapat anggapan bahwa bumi tidak berbentuk demikian.

Namun mengapa anggapan kalau bumi itu datar muncul kembali di abad 21 yang sudah canggih ini ?

Semua ini tidak lebih disebabkan dari berita media,khususnya internet,yang terus menerus menceritakan teori-teori konspirasi,yang biasanya selalu menyalahkan pihak barat.

Kaum penganut bumi datar  sesungguhnya  memiliki analogi dengan generasi 60an atau the sixties yang melanda negara Amerika Serikat pada era 1960an.

Kaum the sixties melakukan pemberontakan terhadap tatanan sosial yang sudah ada,mirip dengan kaum penganut bumi datar yang ingin membongkar “kebohongan” dalam tatanan sains.

Secara khusus,generasi 60an mengkritik sistem kapitalis.Di saat yang sama mereka juga menentang perang Vietnam yang saat itu sedang berkecamuk.

Tapi dalam mengekspresikan pemberontakan mereka,kaum the sixties melakukan banyak hal yang menyimpang seperti seks bebas, penggunaan narkoba,dan gaya hidup hippies.

Selain itu banyak dari mereka yang tertarik dengan ajaran spiritual baru,seperti mistik Timur,yang dianggap dapat memenuhi kebutuhan rohani mereka.Mereka tidak puas atau bahkan tidak percaya dengan ajaran agama yang sudah dianut sebelumnya.

Tapi,yang sebetulnya terjadi bukanlah karena mereka merasa “dikekang” atau yang semacam itu,tapi lebih karena rasa bosan atau jenuh karena telah menikmati hidup yang sudah berkecukupan.Mereka mulai kritis dengan sistem kapitalis dan menyalahkannya.

Mereka lalu mencari pencarian baru dengan paham sosialis atau Marxisme.

Ya, kejenuhan dengan tatanan hidup yang sudah ada membuat generasi 60an bersikap demikian.

Hal ini dikatakan dengan baik oleh mantan penganut Marxisme yang juga ikut generasi 60an,David Horowitz.

Pada era 60an,Horowitz adalah seorang pemimpin aktivis kiri (leftist) yang amat fanatik dan sangat menentang sistem kapitalis.Ia seorang yang cerdas.Ia mendukung paham sosialis dan amat memuja Che Guevara.

Suatu hari teman Horowitz,yang juga seorang aktivis,dibunuh oleh sesama penganut aliran kiri.Ini membuatnya menjadi bertanya mengenai kebenaran dari paham Marxsisme yang amat diyakininya.

Pertentangan yang sering terjadi dalam setiap kelompok kiri seperti New Left atau Black Panther,membuat Horowitz akhirnya meninggalkan ideologi Marxsis dan berubah menjadi konservatif.

Bersama dengan temannya,Peter Collier, yang juga mantan aktivis kiri,Horowitz menulis buku yang berjudul Destructive Generation,yang,dengan cerdas,berisikan kritikan akan generasi 60an,yang dianggapnya sebagai generasi perusak yang hanya menghasilkan nihilisme.

“…pada dasarnya teori bumi datar tidak memiliki landasan ilmiah yang kuat”

Kaum penganut bumi datar pun mirip dengan generasi 60an yang pada akhirnya juga hanya menghasilkan nihilisme.Kita harus ingat bahwa pada dasarnya teori bumi datar tidak memiliki landasan ilmiah yang kuat.Mirip dengan pendapat generasi 60an mengenai seks bebas,narkoba,dan gaya hidup hippies,yang juga tidak memiliki landasan moral yang benar.

Kelakuan generasi 60an pada akhirnya hanya mengakibatkan kebingungan dan bahkan kekacauan.

Tidak ada seorang ilmuwan pun pada masa kini yang membenarkan teori bahwa bumi itu berbentuk datar apalagi ingin sungguh-sungguh merisetnya.

Sangat mungkin kalau suatu hari akan terjadi perbedaan pendapat di dalam sesama kaum penganut bumi datar,seperti pada generasi 60an,yang akibatnya hanya menimbulkan ketidakpastian.

Berbeda dengan masa 60an yang tidak ada internet,kaum penganut bumi datar kini hidup di era informasi tanpa batas.Dengan demikian informasi yang tidak benar akan dapat lebih leluasa disebar kemana-mana.

Media internet, yang terus-menerus menceritakan teori-teori konspirasi seperti  Illuminati atau New World Order,sebetulnya ikut memberikan kontribusi akan munculnya teori bumi datar ini.Kecurigaan menjadi terbentuk.

Memang menarik kalau diamati, mengapa pendapat kaum penganut bumi datar pada akhirnya lebih menekankan pada teori konspirasi ? Entah itu dilakukan oleh New World Order,Illuminati,Freemasonry,atau bahkan NASA.

Sekali lagi,walaupun kita tidak perlu serius menanggapi pendapat mereka,karena memang tidak memiliki landasan ilmiah yang kuat,kita tetap harus mengantipasinya,mengingat pendapat ini semakin banyak pengikutnya.

Bukannya tidak mungkin suatu hari akan muncul teori konspirasi bahwa bulan sesungguhnya adalah pesawat luar angkasa yang dirahasiakan Amerika selama puluhan tahun.Ada beberapa buku yang pernah mempertanyakan eksistensi bulan yang sesungguhnya,seperti karya lawas Don Wilson (Our Myterious Spaceship Moon).

Apakah saat ini sedang terjadi perang informasi (cyber war) untuk mempengaruhi masyarakat dunia ?

Selain logika dan pengetahuan ilmiah,hal lain yang perlu kita ketahui dalam menanggapi informasi yang tidak benar adalah : sejarah.

Sejarah juga merupakan suatu kekuatan.

Ketika teori konspirasi tentang pendaratan di bulan telah menjadi viral,mereka yang percaya akan teori ini tidak memperhatikan peristiwa sejarah yang terjadi pada tahun 1972.

Walaupun peristiwa ini tidak memiliki hubungan langsung dengan pendaratan di bulan tahun 1969,tapi peristiwa ini dapat memberikan indikasi yang kuat bahwa teori konspirasi pendaratan di bulan sama sekali tidak benar.

Di tahun 1972,tiga tahun setelah pendaratan di bulan,presiden Amerika Serikat, Nixon,terungkap telah melakukan kecurangan pada pemilu presiden.Ini adalah peristiwa yang dikenal dengan skandal Watergate.

Kecurangan Nixon terbongkar oleh dua wartawan dari harian Washington Post, Bob Woodward dan Carl Bernstein.Investigasi mereka dapat menjatuhkan presiden Nixon.

Apa yang dapat kita lihat dari peristiwa ini ?

Kalau kecurangan seorang presiden,yang memiliki sekuritas yang amat tinggi,dapat diungkap,apalagi NASA kalau ia memang melakukan kebohongan mengenai pendaratan di bulan.

Apalagi NASA memperkerjakan 400000 ribu karyawan saat pengiriman roket ke bulan berlangsung.Kenapa dari karyawan itu tidak ada yang melapor ke polisi atau mengungkapkannya pada pers ?

Memperhatikan  peristiwa sejarah ternyata juga bermanfaat.

Sumber : buku “A Brief History of the Universe” oleh J.P. McEvoy (Running Press,2010)

Space.news (edisi 14 Maret 2016)

cut2thetruth.wordpress.com

Sumber gambar : earthspacecircle.blogspot.co.id

KASUS RENDLESHAM DAN SIMBOL MISTERIUS

Analisa

36 tahun yang lalu suatu peristiwa misterius terjadi di daerah hutan Rendlesham yang berada di Inggris.Beberapa anggota militer melihat benda misterius berbentuk segitiga mendarat di hutan.Artikel ini akan membahas kasus Rendlesham dalam perspektif historis, agar kita lebih berhati-hati….

   Pada malam pukul 2.00,tanggal 26 Desember 1980,sebuah benda terbang tak dikenal tertangkap oleh radar di pangkalan RAF Watton di Norfolk.Benda yang sama juga tertangkap radar di pangkalan udara,Benwaters ,yang ada di Rendlesham.

Daerah hutan pada Rendlesham dipisahkan oleh dua pangkalan udara,yaitu Benwaters dan Woodbridge.Kedua pangkalan itu adalah milik Angkatan Udara Inggris dan Amerika Serikat dan sering disebut pangkalan kembar (twin bases).

Pangkalan Benwaters merupakan tempat penyimpanan senjata nuklir terbesar milik NATO sedang pangkalan Woodbridge adalah markas dari satuan 67th Aerospace Rescue and Recovery Squadron.Unit ini terlatih untuk mengatasi masalah pada satelit dan unit ini berhubungan langsung dengan departemen pertahanan di Washington.

Benda yang tertangkap radar itu kini terlihat jelas oleh beberapa penjaga di pangkalan Woodbrige.Benda bersinar itu kelihatannya akan mendarat di daerah hutan Rendlesham.Tiga orang patroli dari Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) segera dikirim kesana untuk menyelidiki.Banyak yang mengira benda itu adalah pesawat yang jatuh.

“Mereka merasakan adanya medan listrik pada hawa di hutan itu.”

Sesampai di lokasi,dua dari ketiga orang itu melihat benda berwarna metalik berukuran kira-kira 2 sampai 3 meter.Mereka merasakan adanya medan listrik pada hawa di hutan itu.Benda itu terlihat mengambang dan ia mengeluarkan cahaya putih yang sangat terang hingga mengelilingi hutan di sekitarnya.

Di dalam benda yang berbentuk segitiga itu terlihat adanya pancaran pulsa sinar merah dan biru.Pulsa yang merah terlihat pada bagian atas benda sedang yang berwarna biru terlihat di bagian bawah.

Salah seorang dari kedua anggota patroli itu mendekat dan menyentuh benda itu.Ia melihat adanya bentuk simbol-simbol misterius pada salah satu sisinya.

“…muncul angka-angka berupa angka 1 dan 0.”

Pada saat ia menyentuh simbol itu ia merasakan adanya kontak telepati.Dalam alam pikirannya,muncul angka-angka berupa angka 1 dan 0.Mirip dengan kode biner (binary code).Saat itu kode biner masih belum dikenal. Ia lalu menggambarkan sketsa simbol itu pada buku kecil sekaligus menggambarkan bentuk dari benda misterius itu.Kode-kode biner yang diingatnya juga dicatat.

Tak lama kemudian benda itu segera pergi dan melesat dengan cepat meninggalkan kedua orang itu.Mereka segera melaporkan kesaksian mereka ke markas.

Dua malam kemudian,deputi komandan pangkalan,Letnan Kolonel Charles Halt,melihat sinar yang ganjil yang sedang melintasi hutan.Ia melihatnya bersama beberapa anggota USAF yang lain.

Mereka terkejut ketika melihat adanya sorotan sinar mengenai tanah, yang jaraknya hanya beberapa kaki dari mereka.Dan,yang lebih mengejutkan lagi,mereka mendengar laporan bahwa sinar itu juga ditembakkan ke gudang senjata NATO di pangkalan.

Halt lalu menulis memo mengenai benda asing ini kepada kementerian pertahanan Inggris.Tapi kementerian mengatakan bahwa insiden benda asing itu tidaklah terlalu signifikan untuk pertahanan negara.

Kasus UFO di Rendlesham,yang sering disebut juga sebagai “Britain’s Roswell”,adalah salah satu penampakan UFO yang luar biasa.Kasus ini terdokumentasikan dengan baik.Mereka yang paling skeptis pun tidak dapat mencari kelemahan pada peristiwa ini.

Yang menarik dari kasus ini adalah simbol-simbol misterius yang terdapat pada salah satu sisi benda itu.Belakangan diketahui kalau simbol-simbol itu rupanya adalah kode biner.

Pada tahun 2010,terjemahan dari kode-kode biner  itu diumumkan dan arti dari kode itu,dalam bahasa Inggris, diantaranya tertulis seperti ini :

“EXPLORATION OF HUMANITY 666 8100

52.0942532N 13.131269W

CONTINUOUS FOR PLANETARY ADVANCE

FOURTH COORDINATE CONTINUOS UQS CbPR BEFORE

34.800272N 111.843567W

29.977836N 31.131649E

14.701505S 75.167043W

EYES OF YOUR EYES

ORIGIN 52.0942532N 13.131269W

ORIGIN YEAR 8100”

Angka 8100,menurut tafsiran sementara, kelihatannya adalah tahun 8100.Itu berarti makhluk intelijen pengirim pesan ini datang dari masa depan.

Dan angka koordinat yang diawali dengan angka 34 adalah lokasi dari Sedona di Arizona.

Angka koordinat yang diawali 29 adalah lokasi dari piramida di Giza, di Mesir (Great Pyramid) dan angka koordinat yang diawali 14 adalah lokasi dari garis Nazca di Peru (Nazca Lines).

Masih ada beberapa koordinat lainnya dalam pesan itu.

Kata “EYES OF YOUR EYES” mungkin adalah istilah untuk eksplorasi saintifik yang dilakukan makhluk dari masa depan ini.Tapi sekali lagi ini hanyalah kemungkinan.

Sampai sekarang para ahli masih belum dapat menafsirkan secara baik arti dari kode-kode biner ini.

Memang menarik kalau kita memperhatikan bahwa kode-kode  biner juga terdapat  pada fenomena yang disebut crop circles, yang juga banyak terjadi di Inggris.Misalnya crop circles yang ditemukan di daerah Yatesbury,tahun 2007, atau di dekat Barbury Castle,tahun 2011.Ini terlepas dari crop circles yang buatan manusia.

Namun,apakah kode-kode itu bisa dipercaya ? Banyak para peneliti yang masih mempertanyakan kebenaran dari kode-kode itu .

Beberapa waktu lalu,Edward Snowden,seorang pembelot dari NSA (National Security Agency),pernah mengatakan,dalam suatu wawancara,bahwa makhluk-makhluk asing itu (alien) selalu menghubungi manusia dengan kode yang sudah diubah atau  encrypt.Kita tak dapat menghubungi mereka karena kita belum memiliki kemampuan untuk memecahkan kode dari mereka,kata Snowden.

  Tapi,seorang ahli dari NASA (badan ruang angkasa Amerika), Andy Weir,tidak sependapat.

 “…mereka tentu akan membuatnya dengan semudah mungkin”.

Andy Weir,yang menulis novel “The Martian” yang telah difilmkan itu,berpendapat jika makhluk-makhluk asing itu mencoba untuk menghubungi kita,mereka tentu akan membuatnya dengan semudah mungkin.

Dalam kenyataannya, pesan-pesan misterius itu,entah yang berbentuk crop circles atau dalam rupa yang lain,lebih banyak memberikan kekaburan daripada makna yang pasti.

Stasiun-stasiun radar astronomi raksasa,macam SETI,belum pernah secara resmi menyatakan telah  mendapat pesan dari para makhluk luar angkasa,walaupun sering ada isu yang mengatakan pesan itu sudah pernah didapat.

Kalau dilihat secara historis,pesan-pesan dari makhluk asing sudah pernah terjadi sebelumnya,walaupun tidak dalam bentuk simbol.

Seperti pada kasus makhluk asing yang bernama Ashtar.Ia pernah memberikan ramalan mengenai dunia yang katanya akan berakhir pada tanggal 21 Desember 1954.Amerika Utara,katanya, akan terbelah menjadi dua,pantai-pantai di laut Atlantik akan tenggelam,dan air laut juga akan menyapu negara Perancis,Inggris,dan Rusia.Hanya sekelompok kecil manusia yang akan diselamatkan dengan pesawat luar angkasa.

Ramalan ini rupanya ditanggapi dengan serius oleh seorang dokter bernama Charles A.Laughead.Ia adalah seorang staf medis pada universitas Michigan di Lansing.Laughead,setelah mengadakan jumpa pers,segera mengumpulkan teman-temannya untuk bersiap-siap diselamatkan bila bencana telah tiba.Namun pada tanggal 21 itu tidak terjadi apapun.Dunia tetap berlangsung.

Tapi makhluk asing Ashtar ini masih tidak menyerah.Ia memberikan pesan sekali lagi bahwa dunia akan berakhir pada tanggal 24 Desember 1967.Pesan kali ini rupanya bukan hanya dari makhluk asing saja, tapi dari seluruh pemakai papan Ouija di seluruh dunia.Pesan dari permainan mistik ini juga mengatakan hal yang sama tentang hari akhir dunia yang katanya akan terjadi pada 24 Desember 1967.Tapi lagi-lagi kita melihat hal itu tidak terjadi.

Seorang peneliti UFO senior,John Keel,sudah lama mengamati adanya ketidakberesan pada pesan dari makhluk-makhluk asing ini.Kepada manusia yang diculik,makhluk asing ini sering memberikan informasi yang palsu.Mereka kelihatannya ingin agar umat manusia tetap dalam kebingungan dan skeptis.

Di sisi lain,fenomena piring terbang kadang juga menimbulkan pertanyaan.

Seperti pada kasus seorang polisi patroli,Herbert Schirmer.Pada tanggal 3 Desember 1967,ia dibawa makhluk UFO ketika sedang berpatroli di daerah Ashland di Nebraska,Amerika Serikat.Itu terjadi pada pukul 2.30 malam.Dalam suatu hipnotis,Schirmer mengatakan kalau makhluk UFO itu,dengan bahasa telepati, menanyakan dimana lokasi pusat tenaga listrik dan air berada.Kendaraan piring terbang mereka memerlukan tenaga elektromagnetik reversible agar dapat terbang melawan gaya gravitasi.

Hal ini menarik kalau diperhatikan, bagaimana pesawat piring terbang yang katanya sudah sangat maju,dimana teknologi manusia jauh tertinggal, masih memerlukan listrik agar tetap stabil dalam penerbangan.

Dalam banyak kasus memang sering terjadi  kalau UFO suka terlihat di area pembangkit tenaga listrik.Bahkan UFO juga sering terlihat dalam area yang terdapat reaktor nuklir atau penyimpanan senjata nuklir.

Mengenai mengapa pesawat UFO masih memerlukan listrik,atau tenaga alam lainnya sewaktu di bumi,memang bisa terdapat banyak interpretasi.Tapi hal ini menunjukkan bahwa ternyata pesawat dari makhluk intelijen ini rupanya masih terdapat kekurangan.Dan juga, kita sering mendengar banyaknya kasus piring terbang yang jatuh seperti di Amerika.

Menarik juga kalau kita mengamat reaksi dari para binatang,khususnya anjing,bila menghadapi kehadiran UFO.Dalam banyak kasus,binatang anjing selalu bersikap cemas atau ketakutan bila mengalami kedatangan UFO atau makhluk asing.

Seperti dalam kasus penculikan makhluk UFO terkenal, Betty dan Barney Hill, yang terjadi pada tengah malam tahun 1961.Anjing piaraan mereka selalu kelihatan gemetaran selama peculikan itu berlangsung.Dan anjing itu terus bersikap demikian setelah penculikan berakhir.Dalam kasus polisi Schirmer tadi,ia pun juga mendengar lolongan anjing sebelum kedatangan UFO.Hewan anjing memiliki pendengaran yang tajam.Ia bisa mendengar suara yang berada dibawah frekuensi kemampuan manusia.

Tapi lebih dari itu,hewan anjing,seperti juga dengan kucing dan kuda,adalah hewan yang sangat dekat dengan manusia.Secara religius,dalam kepercayaan apapun,makhluk yang dekat dengan manusia biasanya tidak disukai oleh kekuatan supernatural yang jahat.Kalau memang piring terbang atau makhluk asing itu memiliki maksud baik, hewan-hewan yang dekat dengan manusia ini tidak akan bersikap demikian.

Dalam kasus Rendlesham,hewan-hewan yang ada di hutan juga terlihat kebingungan.Dan ini merupakan hal yang tidak lazim.

Dari contoh kasus historis tadi,seperti Ashtar atau penculikan yang diselidiki John Keel, terlihat tidak adanya kebenaran yang dapat dipegang.

“…tujuan pesan itu hanya ingin menyesatkan”

Hal yang sama juga terjadi pada kode-kode biner yang ada di crop circles atau pada benda di hutan Rendlesham.Kelihatannya tujuan pesan itu hanya ingin menyesatkan.

Reaksi dari binatang yang dekat dengan manusia itu juga merupakan indikasi bahwa kita manusia kelihatannya berhadapan dengan sesuatu yang tidak dapat dipercaya.Bila demikian bagaimana kita dapat mempercayai pesan-pesan misterius yang disampaikannya itu ?

Pesan-pesan misterius akan tetap terjadi pada waktu mendatang.Dan itu akan bisa berupa apa pun.

Kita harus menguatkan logika.

Sumber : buku “UFOs And Their Mission Impossible” oleh DR.Clifford Wilson (A Signet Book,1975)

ufoevidence.org

dailymail.co.uk (edisi 1 Oktober 2015)

Sumber gambar : temporalrecon.wordpress.com

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai kasus UFO di Rendlesham dan tafsiran kode binari dapat dilihat pada situs : http://www.therendleshamforestincident.com/Home.html

75 TAHUN PEARL HARBOR

ANALISA

Pearl Harbor was our Pacific Waterloo

A.A.Hoehling

Bulan Desember 2016 ini adalah 75 tahun serangan ke Pearl Harbor.Peristiwa ini merupakan salah satu yang paling tragis dalam sejarah Perang Dunia Kedua.Peristiwa ini ikut  mengubah jalannya sejarah Amerika.Mengapa bisa terjadi ? Artikel ini akan mencoba menjelaskannya….

   Pada bulan Januari 1941,Admiral Isoroku Yamamoto mengirimkan makalah mengenai persiapan Jepang untuk berperang kepada pejabat tinggi Angkatan Laut Jepang.

Yamamoto mengatakan jika Amerika selalu bersikap menentang Jepang yang ingin melakukan ekspansi ke negara-negara lain maka Jepang akan berperang dengan Amerika.Saat itu Jepang sedang berusaha untuk menjadi kekuatan dunia dalam militer dan industri.

Sementara di Amerika, Secretary of State,Cordell Hull,sudah lama mengamati sikap pertentangan dari bangsa Jepang.Ini bisa dilihat dari sejarah,menurut Hull.Seperti kedatangan orang-orang barat ke Jepang pada tahun 1853,saat Komodor Matthew Perry berkunjung ke Mikado.Pada tahun 1895 Jepang menyerang negara China tanpa peringatan dan beberapa dekade kemudian Jepang menyerang Rusia.

Dan,menurut Hull,selama Perang Dunia I,Jepang selalu memperlihatkan sikap yang berlawanan dengan pihak Sekutu.Jepang melakukan ini untuk melindungi orang-orang Jerman di Asia dan juga ingin menguasai wilayah Pasifik.Di tahun 1931 Jepang mencaplok Manchuria (Korea) dan beberapa tahun kemudian mereka menyerbu China pada tahun 1937.

Di tahun 1938 Amerika melakukan embargo terhadap Jepang sebagai tanggapan atas invasinya ke China.Ketika Jepang menginvasi Indochina,yang masih dikuasai Perancis,tahun 1940,Amerika memperluas embargonya.

Embargo yang dialami Jepang membuat mereka kekurangan sumber daya alam yang sangat mereka butuhkan untuk militer dan industri.Saat itu industri mereka sedang berkembang pesat.

Untuk itu Jepang merencanakan invasi ke daerah Asia Tenggara dan Malaysia yang kaya akan minyak dan sumber mineral.Kedua area itu masih dikuasai pemerintah kolonial Eropa.

Namun untuk melakukan ini,Jepang merasa terhalang oleh keberadaan Angkatan Laut Amerika di Hawai.Untuk itulah Admiral Yamamoto merencanakan serangan mendadak ke Pearl Harbor.

Pihak Amerika sebetulnya bukanlah tidak mengetahui adanya rencana penyerangan ini.Kepala dari American Naval Operations, Admiral Harold R.Stark,sudah merasakan gelagat ini semenjak Jepang melakukan serangan mendadak yang diikuti dengan agresi militer ke daerah selatan.

Pada bulan Januari 1941,Stark mengirim pesan kepada Secretary of the Navy,yang mengatakan adanya kemungkinan yang sangat besar bahwa suatu hari Jepang akan melakukan serangan mendadak kepada armada Amerika atau ke pelabuhan di Pearl Harbor,

“[i]f war eventuates with Japan it is believed easily possible that hostilities would be eventuated by a surprise attack upon the fleet [the American Pacific Fleet] or the naval base at Pearl Harbor.”

Stark mengindentifikasikan serangan itu akan berupa pemboman dari udara, baik dengan bom atau torpedo yang diangkut pesawat.Frank Knox dari Secretary of the Navy menyetujui pendapat Stark dan ia segera melaporkan ini kepada Mayor Jenderal Walter Short,komandan Angkatan Darat Amerika di Hawai.

Di saat yang hampir bersamaan,kedubes Amerika di Tokyo juga memberikan peringatan kepada State Department.Ini dilakukan oleh Edward Crocker,seorang first secretary dari kedutaan.Crocker mengirimkan laporan ini berdasarkan informasi dari diplomat Peruvian yang mengatakan jika Jepang mengalami “masalah” dengan Amerika maka mereka akan mencoba melakukan serangan besar yang mendadak ke Pearl harbor.Duta besar Peruvian ini tidak menyebutkan secara spesifik sumber yang didapatkannya tapi ia menyatakan bahwa salah satu dari sumbernya itu adalah orang Jepang.Tapi pemerintah Amerika masih bersikap kritis.

Intelijen Amerika juga menangkap banyak pesan rahasia dari intelijen angkatan laut Jepang,yang disebut J-19 atau JN-25.Salah satu dari pesan itu berisikan permintaan mengenai posisi yang tepat pada kapal-kapal perang yang akan dijadikan sasaran pemboman.

Di Honolulu,Hawai,sebetulnya banyak sekali agen-agen Jepang bertebaran.Merekalah yang memberikan informasi terkini kepada pihak Jepang.Honolulu bisa dibilang sebagai “Kota Suci” untuk agen-agen asing.

Pada tanggal 3 Desember,seorang agen FBI di Honolulu,Robert Shivers,menyatakan bahwa anak buahnya menangkap pesan di telpon pada konsulat Jepang di Honolulu.Isi pesan itu mengatakan tentang dokumen-dokumen yang harus dibakar.Belakangan diketahui bahwa dokumen itu berisikan tentang gerakan armada angkatan laut Amerika.

Hingga menjelang 7 Desember 1941 Amerika sebetulnya sudah banyak mendapat keterangan.

Namun,walaupun demikian,apa yang menyebabkan Pearl Harbor tetap dapat diserang walau sudah terdapat indikasi ?

Intelijen Amerika rupanya tidak menanggapi dengan baik laporan-laporan yang telah diterimanya.Mereka memang tidak mengabaikannya.

“…Jepang sering mengubah-ubah kode-kode rahasianya”.

Mereka hanya tidak mendapat gambaran yang jelas mengenai apa rencana Jepang yang sesungguhnya. Apalagi Jepang sering mengubah-ubah kode-kode rahasianya.Bahkan banyak dari pihak intelijen yang tidak menduga bahwa Pearl Harbor lah yang akan diserang.Belakangan diketahui kalau intelijen masih belum menganalisa kode-kode penting seperti JN-25B hingga tahun 1944.

Disamping itu,dalam tubuh Angkatan Laut Amerika,memang suka terjadi konflik dan juga ketiadaan komunikasi.Seperti pada masalah perwira intelijen Angkatan Laut,Kapten Ellis M.Zacharias.Ia disingkirkan oleh “klub” para Admiral.Zacharias adalah orang yang berpengalaman dalam intelijen dan fasih berbahasa Jepang.Sikapnya yang suka blak-blakan dan pengamatannya mengenai rencana Jepang membuatnya tidak begitu disukai.Seandainya pendapatnya didengar barangkali jalannya peristiwa akan menjadi lain.

Angkatan Laut Amerika juga meyakini akan mesin pemecah sandi milik mereka yang disebut “Purple Magic”.Alat itu dikatakan bisa memecahkan kode-kode rahasia milik Jepang.Namun ketika Admiral Husband E.Kimmel,komandan armada Pasifik, menanyakan kepada kepala intelijennya di Honolulu,”Apa itu Purple Magic ?” ia menjawab tidak tahu.

Ketiadaan komunikasi seperti inilah yang juga membuat Amerika bertambah lengah apalagi ditambah dengan sikap orang Amerika yang masih suka menganggap remeh bangsa Asia.

Dan akhirnya,pada tanggal 7 Desember 1941, pukul 7.55 waktu Hawai,ratusan pesawat Jepang menyerbu Pearl Harbor.Serangan dahsyat ini akan mengubah jalannya sejarah Amerika dan tentu juga dunia.Serangan ini juga mengubah kebijakan politik Amerika yang tadinya bersikap isolasionis menjadi terlibat dalam konflik di Eropa.

Dalam 90 menit,pesawat-pesawat Jepang menenggelamkan lima kapal perang besar dan merusakkan sembilan kapal perang yang terdiri dari kapal perusak,kapal penjelajah,dan kapal cruiser.Serangan Jepang ini juga menghancurkan hampir 200 pesawat.Jumlah korban yang tewas dalam serangan mendadak  ini ada 2403 orang dan jumlah yang terluka ada 1178.

Presiden Roosevelt menyebut serangan ini sebagai kekejian atau, dalam kata-katanya yang terkenal sewaktu berbicara di depan kongres, “the day that will live in infamy”.

Untuk waktu yang lama,para sejarawan mempertanyakan mengapa serangan ini dapat terjadi walaupun pihak Amerika sudah mendapatkan banyak peringatan di masa sebelumnya.

Para penganut teori konspirasi memberikan pendapat bahwa peristiwa ini sebetulnya sudah direncanakan.Roosevelt,berdasarkan banyak laporan dari bawahannya, sudah mengetahui akan terjadinya penyerangan ini, tapi ia mendiamkannya agar Amerika memiliki alasan yang  kuat untuk dapat berperang melawan Jepang dan juga untuk melawan Nazi di Eropa.

Tapi hal ini tidaklah benar.Saat itu, rakyat Amerika,seperti juga dengan Roosevelt,tidak ingin terlibat dalam peperangan,khususnya di Eropa.

“…Roosevelt sendiri lebih memperhatikan masalah Nazi kalau dibanding dengan Jepang”

Selain itu Roosevelt sendiri lebih memperhatikan masalah Nazi kalau dibanding dengan Jepang.Ini terlihat ketika ia mengamati perkembangan dengan cemas sewaktu Hitler menyerbu negara Inggris pada tahun 1940.

Dan jika,seperti kata teori konspirasi,Roosevelt menginginkan perang dengan Jepang,ia sudah mendapatkan kesempatan itu dengan baik ketika penerbang Jepang menenggelamkan kapal gunboat USS.Panay di sungai Yangtze,pada tahun 1937,di China .Tapi Roosevelt menyadari armada kapal perangnya di Asia tidak siap untuk berperang.

Dan memang benar.Di tahun 1941, kepala staf Angkatan Darat,Jenderal George C.Marshall,mengatakan kepada Roosevelt bahwa ia tidak dapat berperang hingga April 1942 karena pangkalan udara di Filipina sedang kekurangan pesawat pembom B-17 Flying Fortresses.Pesawat pembom itu sangat dibutuhkan jika seandainya pecah perang dengan Jepang.

Kalau Roosevelt memang melakukan konspirasi,ia tentu harus mengubah banyak sekali dokumen laporan yang diterimanya.Ini jelas tidak mungkin.Ia dan “komplotannya” harus melakukannya sejak Januari 1940.Sedangkan kode-kode rahasia mengenai rencana Jepang baru diterima sejak tahun 1941.

Permasalahan peristiwa Pearl Harbor menjadi bertambah kacau dari para penulis yang disebut “revisionis”.Kebanyakan dari penulis ini,seperti John Toland atau Robert B.Stinnett, selalu bertujuan untuk menyalahkan Roosevelt yang dianggap sudah mengetahui akan terjadinya serangan.

Contohnya seperti dalam buku “Day of Deceit” yang ditulis oleh Robert B.Stinnett.Ia mengatakan bahwa Roosevelt sudah mengetahui serangan itu karena membaca sebuah memorandum dari seorang Letnan Angkatan laut, McCollum, yang bertanggal 7 Oktober 1940.Dalam memorandum itu McCollum menulis tentang langkah-langkah provokatif agar dapat menyeret Jepang untuk menyerang Pearl harbor.

Dalam kenyataannya Roosevelt tidak pernah mengetahui adanya memorandum itu dan juga tidak ada bukti mengenai itu.Stinnett pun mengakui kalau tidak memiliki petunjuk yang kuat.Ia hanya menduga.

Dan juga, menurut Stinnett,stasiun intelijen Amerika pernah menangkap sinyal radio dari armada kapal perang Jepang saat menuju Pearl Harbor.Dalam kenyataannya tidaklah demikian.Untuk melakukan serangan kejutan dengan baik,apalagi yang sudah matang direncanakan, armada kapal perang itu harus membungkamkan komunikasi radio selama perjalanan.Banyak dokumen yang berhasil direbut dari Jepang menunjukkan bahwa Jepang memang menghentikan komunikasi radio selama perjalanan ke Pearl Harbor.Hal ini tidak diperhatikan Stinnett.

Stinnett juga menyebutkan mengenai kasus terkenal pada kapal SS Lurline, yang katanya mendengar sinyal radio misterius sewaktu berlayar dari San Fransisco menuju Hawai.Itu merupakan petunjuk,kata Stinnett, bahwa armada Jepang melakukan komunikasi dengan radio.Tapi,belakangan diketahui bahwa sinyal radio itu  adalah pesan-pesan kode telegrafik antara kota Yokohama dengan armada kapal komersial Jepang.

Stinnett,dan juga penulis-penulis “revisionis” lainnya, tidak memperhatikan atau mungkin menyembunyikan fakta-fakta yang ada.

Amerika sebetulnya tidak dalam keadaan yang siap menghadapi krisis dunia saat itu.

Salah satu indikasi bahwa serangan Pearl Harbor betul-betul adalah kejutan adalah ketika beberapa pesawat pembom B-17 yang tidak bersenjata ditembak oleh pesawat-pesawat Jepang.Pesawat pembom itu baru tiba di Pearl Harbor dari pangkalannya di Amerika.

Studi terbaru dari NSA (National Security Agency) menyimpulkan bahwa Amerika bisa kehilangan informasi penting karena lebih disebabkan masalah dalam komunikasi antara pejabat,seperti adanya laporan yang tidak disampaikan.

Serangan ke Pearl Harbor,menurut Admiral Kimmel,adalah serangan yang sudah direncanakan dengan baik,

“beautifully planned and executed military maneuver,”

Peristiwa Pearl Harbor memang adalah tragedi.

Sumber : buku “Desember 7,1941”,oleh A.A.Hoehling (ZEEBRA BOOKS,November 1991)

buku “Surprise Attack” oleh Larry Hancock (Counterpoint,2015)

historynet.com

laprogressive.com (oleh Sherwood Ross,edisi 7 Desember 2008)

telegraph.co.uk (edisi 8 Desember 2008)

SNOWDEN,RUSIA,DAN MASA DEPAN AMERIKA

Analisa

There is no place where espionage is not used.

SUN TZU, The Art of War, 147

Di bulan Juni 2013,Snowden tiba di Rusia setelah sempat tinggal di Hong Kong.Snowden terkenal karena pembocoran informasinya mengenai intelijen NSA.Walaupun ia menolak untuk dianggap berkolaborasi dengan KGB,tapi terdapat indikasi  bahwa intelijen Rusia sudah lama mengawasi Snowden.Secara historis,KGB sudah sering melakukan ini terhadap warga negara Amerika Serikat…

   Di tahun 1987,intelijen Angkatan Laut Amerika Serikat menahan Clayton Lonetree,seorang marinir,karena membocorkan rahasia kedutaan Amerika Serikat di Moskow kepada KGB.Lonetree bertugas di bagian sekuriti di kedubes Amerika Serikat sejak tahun 1984.Ia dapat terlibat spionase ini karena perangkap yang telah diatur oleh KGB.Lonetree,yang sering merasa kesepian di negara Uni Soviet tempatnya bertugas,suatu hari diperkenalkan kepada seorang wanita muda yang atraktif,yang juga bekerja di kedutaan.Mereka berdua mulai berkencan dan dari sini wanita itu mulai memperkenalkan Lonetree kepada pamannya,yang rupanya adalah seorang pejabat intelijen KGB.Sikap ramah dari paman wanita itu membuat Lonetree bersedia memberikan informasi rahasia kedutaan kepada intelijen Soviet.Dan ini berlangsung bertahun-tahun,termasuk ketika Lonetree bertugas di Vienna,Austria.Ia bahkan memberikan informasi hingga 100 dokumen mengenai masalah pengurangan persenjataan Amerika.Pada tahun 1986 kegiatan mata-mata Lonetree terungkap dan ia segera diadili.Ia dijatuhkan hukuman selama 30 tahun pada tahun 1987,tapi karena Lonetree bersikap kooperatif masa hukumannya dikurangi 25 tahun dan pada tahun 1996 ia telah dibebaskan.

Ada yang menarik dari kasus ini,bagaimana Soviet melakukan pengawasan, dan kalau mungkin, memberikan perangkap kepada orang-orang yang berpotensi untuk memberikan informasi.

“Hal yang sama sangat mungkin terjadi terhadap Snowden…”

Dan Soviet menghalalkan segala cara untuk bisa memperoleh ini.Hal yang sama sangat mungkin terjadi terhadap Snowden,sekalipun ia tidak memiliki hubungan dengan KGB.

Dalam sejarah Perang Dingin Soviet melakukan banyak kegiatan spionase terhadap negara Amerika Serikat seperti pada kasus Julius dan Ethel Rosenberg, Klaus Fuchs,keluarga John Walker,dan Aldrich Ames.Masih banyak lagi yang dapat disebut.Diantara contoh kasus itu,yang paling hebat adalah kasus spionase keluarga John Walker,yang terungkap pada tahun 1985.Ia adalah seorang perwira Angkatan Laut.Walker,beserta dengan kakaknya dan anaknya,memberikan dan juga menjual informasi penting kepada Soviet.Informasi ini berupa strategi,taktik,dan kode-kode yang dimiliki militer Amerika Serikat.Informasi ini sangat sensitif,jika seandainya terjadi perang dengan Uni Soviet,Soviet dapat melumpuhkan Amerika dengan cepat karena mereka telah mengetahui bagaimana pola pikir militer Amerika .Bisa kita bayangkan kalau Soviet telah mengetahui seluk beluk intelijen Amerika,seperti NSA,yang bisa jadi akan dibocorkan oleh Snowden.

Memang tidak semua pelaku spion adalah selalu hasil rekrutan KGB.Banyak juga yang merupakan inisiatif sendiri karena disebabkan oleh masalah finansial atau paham ideologi.Contohnya seperti pada kasus John Walker atau Aldrich Ames.Tapi tidak sedikit yang merupakan hasil rekayasa KGB seperti kasus Clayton Lonetree diatas.

Mengenai Snowden,barangkali benar,kelihatannya ia bukan seorang yang berkolaborasi dengan KGB atau pun direkrut olehnya.Dalam wawancara dengan harian The Guardian ,Snowden menjelaskan posisinya,

“The fact that I didn’t bring any classified material with me to Russia means that even if this is a Gulag state, my fingers are being broken every night and I’m being beaten with chains, there’s nothing for them to gain. So I think those fears are overblown”.

Dalam wawancara dengan Glenn Greenwald yang terkenal itu,Snowden bersiteguh bahwa pembocoran informasi yang dilakukannya adalah karena ia tidak menyukai pemerintah Amerika mematai-matai warganya,

“I grew up with the understanding that the world I lived in was one where people enjoyed a sort of freedom to communicate with each other in privacy without it being monitored, without it being measured or analyzed or sort of judged by these shadowy figures or systems anytime they mentioned anything that travels across public lines”.

  “Snowden sudah lama diawasi oleh Moskow…”

Snowden boleh saja bersikap demikian,tapi menurut seorang pembelot KGB, Boris Karpichkov,Snowden sudah lama diawasi oleh Moskow sebagai cikal bakal pembelot sejak tahun 2007. Snowden pada dasarnya bukan agen KGB.Mengenai bagaimana Snowden bisa sampai di Rusia,walaupun bukan niatnya,itu adalah trik yang cerdik yang dimainkan intelijen Rusia kata Karpichkov.Dinas rahasia Soviet,sejak era Perang Dingin, memang terkenal brilian dalam hal merekayasa termasuk juga dalam hal disinformasi (memberikan info yang sesat).Snowden sekarang tinggal di flat yang diawasi oleh FSB,badan intelijen pengganti KGB.Tempatnya tinggalnya diberikan banyak alarming untuk melindunginya seandainya terjadi sesuatu.Ia bertemu dengan agen FSB dua kali seminggu dan juga diberikan cukup makanan dan minuman,lanjut Karpichkov.

Sedangkan menurut Robert Baer,seorang mantan CIA,Rusia mulai memonitor Snowden sejak ia berada di Jenewa sewaktu bekerja dengan CIA.Sebagai komunikator,Snowden tentu melihat segala informasi penting disana termasuk laporan dari NSA atau dari intelijen Inggris.Sangat mungkin kalau ia memberikan semua informasi ini kepada Rusia,kata Baer.

Dalam wawancara dengan NBC News,Snowden mengatakan bahwa ia dilatih sebagai mata-mata.Tapi Baer menganggap ini sebagai hal yang lucu karena sewaktu Snowden bertugas di Jenewa ia bekerja di dalam kantor dan tugasnya adalah menyampaikan jawaban kepada Langley.Itu bukan mata-mata.Dan juga,kata Baer,NSA tidak memiliki mata-mata di luar negeri.

Yang dikhawatirkan Baer,dan juga semua badan intelijen di Amerika,adalah bahwa Rusia akan memeras informasi yang diketahui Snowden mengenai seluk beluk intelijen negara-negara barat.Pihak Rusia tentu tidak akan menyia-nyiakan ini.Seandainya Snowden menolak, Rusia dapat dengan mudah mengusirnya dan hal ini jelas tidak diinginkan Snowden,mengingat ia,seperti halnya dengan Julian Assange,pendiri Wikileaks, adalah buronan dari beberapa negara.

  ” Rusia lebih tertarik kepada kode-kode rahasia yang dimiliki oleh intelijen Amerika dan Inggris”.

Menurut Karpichkov,pihak Rusia tidaklah begitu tertarik dengan apa yang diungkapkan Snowden mengenai tindakan mata-mata pemerintah Amerika terhadap warganya dan juga warga seluruh dunia.Rusia lebih tertarik kepada kode-kode rahasia yang dimiliki oleh intelijen Amerika dan Inggris.

Pemecah kode (codebreaker) adalah target utama dari seluruh dinas rahasia,kata Karpichkov.Ia yakin bahwa Kremlin akan terus memeras informasi yang bisa diperoleh dari Snowden sampai tidak ada lagi yang dapat diperoleh darinya.

Masa depan Amerika dan dunia barat akan terancam.

Ada yang menarik dari beberapa peristiwa pada tahun-tahun belakangan ini,seperti meningkatnya serangan peretas Rusia pada pemilihan presiden Amerika menjelang November lalu atau serangan teror di Paris pada November 2015.

Seorang mantan CIA, Michael Morell,mengatakan serangan di Paris itu bisa terjadi karena para teroris telah mengetahui cara menghindar dari penyadapan intelijen barat berkat pengakuan Snowden.Snowden berkata bahwa NSA telah menyadap seluruh peralatan komunikasi di dunia termasuk yang dipakai kaum teroris.

Tapi ada beberapa pihak yang tidak sependapat dengan pernyataan Morell.Al Qaeda sudah lama menggunakan teknologi yang terbaik dan mereka sudah tahu tentang NSA sebagai musuh utama jauh sebelum diungkapkan Snowden, kata salah satu dari mereka.

Kalau menurut mantan kepala CIA,Robert Gates,Snowden tidak lebih dari seorang penjahat atau narapidana (felon).Ia bukan seorang whistleblower.Perdebatan mengenai masalah kebebasan dan sekuriti sama tuanya dengan republik ini,kata Gates.Ada banyak cara untuk mengungkapkan keluhan dan mereka yang tidak ingin mengikuti ketentuan,menurut Gates,adalah formula untuk kekacauan dan anarki.Bagi Gates,apa yang telah dilakukan Snowden kelihatannya sudah direncanakan.Ia mestinya mengungkapkan keluhannya itu disini dan bukan dengan cara kabur untuk minta perlindungan di negara yang paling otoriter di dunia.Ini adalah ironi,kata Gates.

Apapun yang terjadi,Amerika dan negara-negara barat kini sudah tidak merasa nyaman lagi.Mereka harus segera merombak kembali sistem intelijennya.Ini mengingatkan Amerika akan kasus spionase keluarga John Walker yang informasinya mengenai strategi militer dapat melumpuhkan Amerika sebagai negara adidaya.

Dan Rusia,seperti juga dengan Tiongkok, semakin hari semakin menguasai ilmu perang siber (cyber war)….bisa jadi karena Snowden.

Sumber : Dailymail.co.uk (edisi 29 Mei 2014 dan 8 Juni 2014)

The Guardian.com

Popularmechanics.com (edisi 25 Juni 2013)

Sumber foto : The Guardian

ISIS, BUATAN AMERIKA ?

Analisa

Dalam tiga tahun terakhir telah beredar rumor di internet bahwa ISIS adalah buatan dari intelijen Amerika,Inggris,dan Israel.Tapi benarkah demikian ? Artikel ini akan membahas apa yang sebetulnya terjadi.Teori konspirasi,secara historis, bukanlah hal yang baru dalam media di negara-negara Arab….

     Ditengah keganasan kelompok ISIS di wilayah Irak dan Suriah,muncul teori konspirasi yang mengatakan bahwa mereka adalah buatan intelijen Amerika Serikat dan Israel untuk mengacaukan wilayah Timur Tengah sekaligus untuk melindungi negara Israel.Kalau ditelusuri,menyebarnya rumor yang sudah beredar luas di internet ini berasal dari media Iran atau IRNA.Ini bukan pertama kalinya Iran melakukan seperti itu.Dan yang lebih mengherankan,media Iran juga mengaitkan teori konspirasi ini dengan Edward Snowden,seorang pembelot dari NSA (National Security Agency).

Dikatakan kalau Snowden,dalam suatu wawancara, mengungkapkan adanya dokumen tentang rencana dari intelijen Amerika,Inggris,dan Israel untuk destabilisasi Timur Tengah.Operasi mereka disebut Beehive atau lebih sering dikenal dengan operasi Hornet’s Nest.

Jurnalis dari The Intercept, Glenn Greenwald,yang memegang dokumen-dokumen yang dicuri oleh Snowden,mengatakan kalau Snowden tidak pernah berbicara tentang dokumen pembentukan ISIS itu.Dalam twiter nya Greenwald mengatakan :

“I’ve never heard him say any such thing, nor have I ever heard any credible source quoting him saying anything like that”.

“…Snowden tidak pernah mengatakan adanya rencana rahasia untuk mengacaukan Timur Tengah…”

Yang memiliki dokumen dari Snowden bukan hanya Greenwald saja,harian The Guardian dan Washington Post juga memilikinya.Semuanya berkata kalau Snowden tidak pernah mengatakan adanya rencana rahasia untuk mengacaukan Timur Tengah dengan membentuk ISIS.

Jauh sebelum Snowden membelot,di Iran sendiri memang sudah terdapat banyak teori konspirasi yang seperti itu.Seperti misalnya ucapan dari kepala staf angkatan bersenjata Iran,Mayor Jenderal Hassan Firoozabadi.Ia mengatakan kalau ISIS adalah ciptaan Amerika dan Israel untuk mengamankan perbatasan negara Zionis dari serangan kelompok perlawanan di daerah sekitarnya.

Munculnya teori seperti itu memang akibat dari kompleksnya krisis di Timur Tengah,mulai dari keberadaan Al Qaeda,invasi Amerika ke Irak,munculnya ISIS yang adalah pecahan dari Al Qaeda,dan juga dari Iran sendiri yang rupanya mempunyai rencana terselubung untuk menguasai Timur Tengah.Sudah sejak dulu Iran memiliki niat ini.Kita harus ingat akan keterlibatan pengikut Syiah dalam pengepungan Masjidil Haram di kota suci Mekah pada tahun 1979.

Invasi Amerika ke Irak tahun 2003 dimanfaatkan dengan cerdik oleh Iran untuk menyebarkan paham Syiahnya.Berbagai manuver lihai dilakukan oleh pemerintah Iran dan dengan pandai mereka dapat menutupi peran terselubungnya di Irak sambil menyalahkan pihak barat.

Iran mulai merasakan ancaman terhadap pengaruhnya di Irak ketika Amerika berniat menggantikan perdana menteri Irak, Nouri al-Maliki,karena ia sering mengabaikan peran kaum Sunni.Maliki adalah pemimpin yang didukung Iran karena paham Syiahnya.Sikap Maliki inilah yang  membuat banyak kaum Sunni menjadi simpati dengan ISIS.

Niat Amerika untuk menggantikan Maliki sangat mengherankan bagi sebuah media di Iran,Kayhan.Editor dari harian konservatif itu, Hossein Shariatmadari,mempertanyakan mengapa Maliki mesti diganti padahal ia dipilih secara demokratis.Menurut Hossein Amerika kelihatannya ingin menyingkirkan pengaruh Iran di Irak.

Pernyataan dari pemimpin ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi,untuk membentuk khalifah di sepanjang perbatasan Irak dan Suriah membuat Iran merasa terancam apalagi Bagdadi menyerukan untuk menganiaya seluruh kaum penganut Syiah.

Dalam situasi yang rumit inilah teori konspirasi Hornet’s Nest muncul.

Yang menjadi pertanyaan mengapa IRNA dapat mengarang konspirasi  yang fiktif itu hingga membawa Snowden segala.Sampai kini tidak jelas. Editor harian Kayhan,Hossein Shariatmadari, juga heran mengenai adanya wawancara dengan Snowden itu.Ia berkata :

“I thought this interview was strange too, because all this happened after Snowden had access to those documents,”

Yang pasti semua media di negara-negara Arab sudah menyebarkan teori konspirasi itu dan ini tentu akan menyenangkan bagi pihak yang anti barat ataupun yahudi.

   “Invasi Amerika ke Irak tahun 2003…adalah kebodohan terbesar dalam sejarah…”

Untuk menganggap Amerika dan Inggris tidak bersalah dalam krisis di Irak adalah juga suatu kesalahan.Invasi Amerika ke Irak tahun 2003,menurut mantan CIA,Robert Baer,adalah kebodohan terbesar dalam sejarah Amerika.Tindakan gegabah inilah yang mempercepat terbentuknya ISIS.Ketidakpahaman Amerika mengenai seluk-beluk politik di Timur Tengah hanya memperburuk keadaan.

Belum lama ini media negara-negara Arab juga “memelintir” kata-kata dari Hillary Clinton dalam bukunya “Hard Choices”.Dikatakan Hillary mengakui bahwa Amerika telah menciptakan ISIS.Tapi dalam bukunya  Hillary tidak pernah bermaksud demikian.

Di dunia Arab,teori konspirasi,secara historis bukanlah hal yang baru.Jauh sebelum teori konspirasi Hornet’s Nest muncul sudah banyak beredar teori konspirasi semacam itu seperti  :

  • Penyakit AIDS ditularkan kepada komunitas Muslim melalui vaksin polio oleh WHO,Organisasi Kesehatan Dunia.
  • Ilmuwan Israel menciptakan permen karet  untuk anak-anak Palestina yang bisa meningkatkan hormon agar mereka dapat berhubungan seks dengan siapa saja.
  • Bencana Tsunami di laut Hindia tahun 2004 disebabkan oleh ledakan bom nuklir yang dilakukan oleh Amerika dan Israel untuk membunuh umat Islam.
  • Menurut media Iran di tahun 2006, Israel menculik 10000 wanita Rusia setiap tahun untuk dijual di negaranya, masing-masing seharga $10000.
  • Minuman Pepsi asal Amerika Serikat adalah singkatan dari “Pay Each Penny, Save Israel.”
  • Peristiwa 11 September 2001 tidak dilakukan oleh Al Qaeda tapi oleh intelijen Israel dan dalangnya adalah Henry Kissinger,bekas menteri luar negeri Amerika Serikat.

Mengenai peristiwa 9/11,jika memang pelakunya adalah pemerintah Amerika sendiri atau “Inside Job” seperti yang laris di internet,Snowden pasti sudah lebih dulu mengungkapkannya,begitu juga dengan Wikileaks yang dibanggakan oleh Julian Assange itu.Tapi kenyataannya mereka tidak pernah berbicara karena mereka tahu kalau teori itu tidak benar.

Sumber : Time.com (oleh Aryn Baker,edisi 19 Juli 2014)

politifact.com (edisi 19 Agustus 2014)

Buku “Conspiracy Theories & Secret Societes for Dummies” oleh  Christopher Hodapp dan Alice Von Kannon (Wiley Publishing,2008)

Sumber foto : huffingtonpost.com

CIA DAN PEMBANTAIAN DI BOSNIA

Konflik Bosnia (1)

Konflik etnis di Yugoslavia sudah lama berlalu.Korban telah banyak berjatuhan.Negara-negara barat sangat lamban dalam mengatasi konflik yang paling buruk di Eropa sejak perang dunia kedua yang lalu.CIA sudah menerima banyak  informasi mengenai pembantaian etnis yang terjadi disana,tapi mereka tidak mengungkapkannya. Charles Lane dan Tom Shanker dari New York Review memberikan analisa ini….

    Pada bulan Agustus 1995,duta besar Amerika Serikat untuk PBB,Madeleine Albright,menyerahkan dua buah foto kepada Dewan Keamanan PBB.Foto pertama memperlihatkan sebuah lapangan yang kosong di daerah Srebrenica.Foto kedua,yang diambil pada waktu berikut, memperlihatkan tanah pada lapangan kosong itu seperti baru digali.Dan galiannya amat luas.Ini mengindikasikan adanya suatu penguburan massal.Foto yang diambil dari pesawat mata-mata Amerika jenis U-2 itu membuat beberapa negara Eropa marah.

Walaupun tindakan militer akhirnya dilakukan oleh NATO,tapi semua sudah terlambat.Pembantaian kepada orang Bosnia,khususnya umat Muslim,sudah terjadi jauh sebelumnya dan nyaris tidak dicegah oleh negara-negara barat.Pemerintah Amerika sendiri selama itu tidak begitu percaya mengenai berita adanya pemerkosaan dan pembersihan etnis yang terjadi disana.

Dinas rahasia CIA sudah sejak tahun 1991 berada di Yugoslavia untuk melakukan pemantauan.Ketika itu konflik baru dimulai.Seorang pejabat Amerika mengatakan kalau itu adalah tugas CIA yang paling besar selama ini,termasuk dalam melakukan penyadapan.Tapi dalam kenyataannya upaya CIA itu tidak berpengaruh kepada kebijakan politik Amerika Serikat.

Di tahun 1992, satelit mata-mata Amerika  memotret daerah di kota Brcko dimana terjadi pembunuhan terhadap 3000 penduduk Muslim.Mereka digiring paksa oleh pasukan Serbia menuju gudang tua dimana mereka nanti akan disiksa dan dibunuh.Satelit itu memiliki beberapa foto yang memperlihatkan adanya sejumlah truk yang membawa penumpang dengan posisi berdiri.Truk itu menuju kota Brcko.Setelah truk itu keluar dari kota tersebut terlihat ia membawa setumpukan mayat di bagasinya.

Di tahun 1993,CIA menerima banyak laporan tentang pembersihan etnis yang dilakukan Serbia.Sebanyak 3600 desa di Bosnia dihancurkan dan ratusan ribu penduduknya diusir dan dibunuh.Tapi laporan ini tidak pernah dipublikasikan.

Pada September 1994 CIA menyerahkan laporan mengenai kesaksian pengungsi ke Mahkamah Kejahatan Perang.Tapi laporan setebal seribu halaman itu sudah diseleksi dan menjadi tidak berguna untuk dijadikan barang bukti.

Beberapa pesawat mata-mata Amerika mengambil foto yang memperlihatkan sejumlah bus yang dikumpulkan orang Serbia di Bosnia bagian timur.Amerika mengira bus itu akan digunakan untuk mengangkut pasukan tapi yang terjadi adalah bus itu digunakan untuk mengangkut wanita dan anak-anak Srebrenica ke perbatasan dekat Tuzla.Sedang kaum prianya diangkut untuk dibantai.

Intelijen Amerika dikatakan telah mengetahui adanya rencana Serbia untuk menyerang kota Srebenica.Mereka mengetahuinya setelah menyadap pembicaraan antara pihak Beograd dengan panglima tentara Serbia-Bosnia,Jenderal Ratko Mladic.Tapi pemerintah Amerika menduga penyerbuan itu tidak akan terjadi karena itu akan menyulitkan pihak Serbia nanti.Tapi kenyataannya tidaklah demikian.Pasukan Serbia menyerbu kota itu dan melakukan pembantaian disana.Intelijen Amerika gagal dalam menganalisa.

Di dalam pemerintahan Amerika sendiri memang terdapat banyak perbedaan pendapat antara pejabat tinggi dengan pihak intelijen dan juga dengan pejabat-pejabat di luar negeri.Mereka semua terus berdebat dan saling membantah sementara pembersihan etnis di bekas negara Yugoslavia terus berlangsung.

Jadi,menurut Charles Lane dan Tom Shanker,CIA dapat saja mencegah pembantaian itu,karena mereka sudah banyak menerima informasi.Tapi kenyataannya mereka tidak ingin melakukannya.

Sikap Amerika  memang berubah pada suatu hari setelah mendapat desakan dari berbagai pihak.Pemerintahan Bill Clinton akhirnya membawa kasus pembantaian ini ke pengadilan internasional.

Hanya saja berapa harga yang telah dibayar ? Korban sudah banyak berjatuhan.Dan yang paling mengherankan mengapa negara-negara Eropa bersikap lamban dalam menangani masalah di halaman rumahnya sendiri ? Konflik di negara bekas Yugoslavia itu adalah yang paling buruk di Eropa setelah perang dunia kedua.Aksi pembantaian Serbia sebanding dengan apa yang terjadi di Kamboja tahun 1978, sewaktu rezim Pol Pot berkuasa.Bahkan kamp-kamp konsentrasi ala perang dunia kedua terjadi lagi di Yugoslavia.

Begitu juga dengan sikap Amerika.Ketika terjadi krisis Teluk tahun 1990 dan bencana kelaparan di Somalia tahun 1992, Amerika segera bertindak cepat.Tapi ketika terjadi krisis di Yugoslavia Amerika tidak bereaksi segera.Sikap yang sama juga terjadi pada PBB.

Presiden George H.W.Bush dan Clinton,walaupun berbeda partai,ternyata memiliki sikap politik yang sama dalam menangani masalah dunia.

Beberapa pengamat politik mengatakan kelihatannya ada suatu skenario yang khususnya dilakukan negara-negara barat untuk membiarkan konflik di Yugoslavia itu terjadi.Bank-bank mereka turut mendanai.

Sumber : nybooks.com (The New York Review of Books,edisi 9 Mei 1996)

Sumber foto : genocideinbosnia.wordpress.com

KASUS BETTY DAN VICKIE LANDRUM

Lebih dari 35 tahun yang lalu,terjadi suatu peristiwa yang amat misterius yang melibatkan militer Amerika.Tiga orang menjadi korban akibat melihat sebuah pesawat asing yang tidak diketahui darimana asalnya.Artikel ini tidaklah sekadar menceritakan kisah misteri UFO atau teori konspirasi  tapi lebih ingin menunjukkan adanya suatu keterlibatan yang tidak dapat disangkal,yang secara historis sudah sering dilakukan.Kegiatan tertutup ini masih tetap berlanjut….

  • Pada malam tanggal 29 Desember 1980,sebuah mobil melintasi daerah yang bernama  Piney Woods yang berada di Texas.Pengemudi mobil itu adalah seorang wanita yang bernama Betty Cash, yang berusia 51 tahun dan ia membawa temannya,Vickie Landrum,57,dan cucu dari Vickie,Colby,yang berusia 7 tahun.Mereka hendak menuju tempat tinggalnya di daerah Dayton setelah berjalan-jalan mencari sesuatu.
  • Ketika mereka melewati jalan raya yang penuh dengan pohon oak dan pine,tiba-tiba sebuah benda besar bercahaya terlihat diatas pohon dan dengan perlahan menuju jalan raya.Benda itu lalu mengambang di depan mobil mereka.Vickie,yang pertama kali melihat benda itu, menggambarkan bentuknya yang seperti berlian (diamond).Benda itu kelihatannya terbuat dari aluminium yang berwarna pudar tapi mengeluarkan cahaya yang sangat terang di bagian bawahnya hingga menerangi pohon-pohon disekitarnya bagaikan siang hari.Cahaya itu seperti semburan api yang keluar dari roket.
  • Ketiganya segera keluar untuk melihat lebih jelas benda mengambang itu, yang kini berjarak  kira-kira 60 meter dari mobil.Mereka sangat tertegun melihat benda yang kadang-kadang mengeluarkan bunyi “beep” itu.Betty,yang bermandikan cahaya karena berdiri terlalu dekat dengan benda itu, mulai merasakan hawa yang sangat panas.Benda itu kemudian mulai bergerak perlahan meninggalkan mereka.Betty segera kembali ke mobilnya dan ketika ia menyentuh pintu ia merasakan panas yang amat kuat.Betty sampai memakai jaket kulitnya untuk membuka pintu itu dan di dalam mobilnya pun juga terasa panas.
  •  Selagi mereka mengamati benda itu pergi tiba-tiba muncul diatas mereka sejumlah besar helikopter militer yang kelihatannya sudah mengikuti benda itu sejak tadi.Betty mengatakan kalau helikopter-helikopter itu  tampaknya sedang mencoba untuk mengepung benda yang sepertinya mengalami kesulitan dalam penerbangannya itu.Armada helikopter itu kelihatan terburu-buru.Setelah armada helikopter itu lewat Betty dan yang lain meninggalkan tempat itu dan berbalik arah menuju ke jalan besar.Mereka masih melihat benda itu dengan helikopter lima menit setelah kejadian.Benda itu tetap bercahaya dan menerangi helikopter di sekelilingnya.Betty dan yang lain juga menghitung jumlah helikopter itu  yang ada sebanyak 23 buah.Belakangan mereka mengetahui kalau jenis helikopter itu,sebagian besar adalah jenis CH-47 Chinook,helikopter yang memiliki dua rotor diatasnya,dan  jenis Bell-Huey,seperti yang dipakai di perang Vietnam.
  • Setelah Betty mengantarkan Vickie dan Colby,ia lalu menuju ke rumahnya dan beberapa jam setelah tiba,Betty mulai merasakan sakit di sekujur tubuh.Kulitnya memerah dan ia mulai sering muntah-muntah.Penyakitnya semakin serius.Vickie dan Colby  juga merasakan gejala yang sama walaupun tidak separah Betty.Keduanya merasakan kulit seperti terbakar dan juga mulai muntah-muntah serta diare.Tiga hari kemudian Betty dibawa ke rumah sakit.Rambutnya mulai rontok dan matanya makin membengkak bahkan sempat tidak bisa melihat.Penampilannya yang cukup manis sebelumnya kini menjadi berubah.Teman-temannya sampai tidak mengenalinya.Dokter mengatakan penyakit Betty dan yang lain  itu seperti akibat terkena radiasi.
  • Yang melihat UFO dan helikopter itu rupanya bukan hanya Betty dan Vickie saja,tapi ada juga beberapa orang  yang melihatnya termasuk seorang polisi.Betty dan Vickie menuntut pemerintah sebanyak 20 juta dolar untuk membiayai pengobatannya.Namun pemerintah menolak dan bahkan menyangkal adanya keterlibatan militer dalam peristiwa yang mereka alami.Seorang pejabat militer juga mengatakan tidak adanya helikopter yang terbang dari pangkalan mereka,di Fort Hood,pada malam yang dingin itu.Pangkalan itu merupakan yang paling dekat dari lokasi kejadian tersebut.

Apakah yang disaksikan Betty,Vickie,dan Colby adalah pesawat dari makhluk asing (alien) atau pesawat eksperimen milik pemerintah ? Hingga kini tidak terjelaskan.Yang jelas mereka menjadi korban radiasi dari pesawat tersebut.Kasus Betty Cash dan Vickie Landrum adalah bukti yang paling menyolok dari adanya keterlibatan militer .Entahlah apa yang sesungguhnya terjadi.

Tapi terdapat suatu penjelasan yang menarik yang datang dari seseorang yang memakai nama samaran “Falcon”.Ia bekerja di DIA (Defense Intelligence Agency) yang berada di Washington.

Falcon menjelaskan bahwa pesawat yang dilihat ketiga saksi itu memang benar pesawat dari makhluk asing namun dikemudikan oleh pilot-pilot militer.Saat itu pesawat tersebut sedang mengalami masalah dalam penerbangannya.Walaupun pilot-pilotnya telah terlatih dan cukup familiar dengan pesawat asing itu mereka mengalami kesulitan dalam bagian kontrol tertentu.Pilot-pilot itu lalu melaporkan lewat radio bahwa pesawat yang mereka coba itu kelihatannya akan jatuh.Itu memang standar prosedur dalam militer.Dan satuan helikopter segera dikirim untuk menyelamatkan mereka.Pesawat asing itu kelihatannya mengalami masalah yang serius tapi akhirnya tidak mengakibatkan kejatuhan.

Falcon mengatakan percobaan pesawat asing itu adalah bagian dari proyek rahasia pemerintah yang disebut “Project Snowbird”.Proyek itu suka melakukan banyak uji coba dengan pesawat milik makhluk asing yang sering jatuh di dalam negara Amerika Serikat.Pengujian itu dilakukan di Nevada.

Sumber : buku “Alien Contact” oleh Timothy Good (QUILL/1350 Avenue of the Americas,New York,1993) dan situs ufoevidence.org

Sumber gambar : theobjectreport.blogspot.co.id